“Dalam pertemuan tersebut, Y menyampaikan bahwa anaknya memiliki riwayat ketergantungan narkoba dan pernah menjalani perawatan selama satu minggu di RS Ernaldi Bahar. Saat ini, yang bersangkutan diduga kembali mengalami gangguan perilaku dan jarang pulang ke rumah,” ungkapnya.
Pihak keluarga, lanjut Hutahaen, telah berupaya mencari OY untuk dibawa menjalani rehabilitasi narkoba di Lubuklinggau. Koordinasi dengan pihak panti rehabilitasi juga telah dilakukan.
“Ciri-ciri terduga yang disampaikan oleh pelapor mengarah kepada yang bersangkutan. Namun demikian, hal ini tetap akan didalami lebih lanjut melalui proses penyelidikan,” jelasnya.
Polsek Lais kemudian kembali memanggil orang tua terduga yang datang didampingi kepala dusun untuk pendalaman informasi. Bersama perangkat desa dan petugas Linmas, keluarga turut melakukan pencarian.
“Pada malam harinya, personel gabungan kembali mendatangi rumah Y. Diketahui, orang tua sudah membawa anaknya ke panti rehabilitasi di Lubuklinggau. Saat ini kami masih menunggu hasil dan perkembangan selanjutnya,” ujarnya.