“Semoga ini bisa menjadi tonggak, sejarah bagi olahraga balap sepeda di Sumsel bahwa dengan ketekunan berlatih serta niat yang kuat serta dukungan dari semua pemangku kepentingan oleh di Sumatera Selatan semua pretasi bisa diraih,” urainya.
Sementara itu dikatakan Sekretaris Umum ISSI Sumsel Andy Moturua bahwa Jasmine Azzahrah ini menjadi suatu bukti nyata bahwa untuk mencapai prestasi yang tinggi seorang atlet harus berani mengambil resiko.
“Apa yang saya maksud berani mengambilnya resiko yaitu berani mengorbankan waktu masa remaja nya demi latihan dan latihan karena bohong besar seorang atlet akan bisa menggapai prestasi puncak tampa latihan serta bimbingan pelatih yang mampuni tak lupa juga dukungan dari semua pihak terkait,” pungkasnya. (Red)