BPBD Muba Kerahkan Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Medak

Personel gabungan BPBD Musi Banyuasin bersama TNI, Polri, Manggala Agni, perusahaan, dan masyarakat terus berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut di Dusun V, Desa Sungai Medak, Kecamatan Bayung Lencir. Hingga 29 Juli 2026, sekitar 20 hektare lahan dilaporkan terbakar, sementara BPBD mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September.
750 x 100 AD PLACEMENT

MUBA, Topik Sumsel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Dusun V, Desa Sungai Medak, Kecamatan Bayung Lencir.

Hingga Selasa (29/7/2026), luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare, sementara api masih terus menyala akibat kondisi lahan gambut yang sulit dipadamkan.

Kepala BPBD Kabupaten Muba, Marko Susanto, S.STP., M.Si, mengatakan kawasan Sungai Medak merupakan salah satu wilayah yang setiap tahun menjadi daerah rawan karhutla, terutama saat musim kemarau.

“Kebakaran mulai terjadi sejak Sabtu lalu dan hingga saat ini api masih belum padam. Lokasi kebakaran berada di lahan gambut dengan kedalaman bervariasi, mulai sekitar dua meter hingga lebih dari lima meter, sehingga proses pemadaman cukup sulit,” ujar Marko, Kamis (30/7/2026).

Menurut Marko, lokasi kebakaran berada di perbatasan Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Lahan yang terbakar merupakan milik masyarakat.

Pages: 1 2 3 4
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT