BPBD Muba Kerahkan Personel Gabungan Padamkan Karhutla di Sungai Medak

Personel gabungan BPBD Musi Banyuasin bersama TNI, Polri, Manggala Agni, perusahaan, dan masyarakat terus berupaya memadamkan kebakaran lahan gambut di Dusun V, Desa Sungai Medak, Kecamatan Bayung Lencir. Hingga 29 Juli 2026, sekitar 20 hektare lahan dilaporkan terbakar, sementara BPBD mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar karena puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September.
750 x 100 AD PLACEMENT

BPBD Muba sendiri telah menetapkan Status Siaga Darurat Karhutla sejak usainya masa siaga bencana banjir. Sebagai langkah antisipasi, personel tambahan telah diterjunkan ke Sungai Medak untuk memperkuat upaya pemadaman sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Personel kami sudah ditambah satu regu lagi dan telah berada di lokasi selama dua hari. Selain melakukan pemadaman, mereka juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Perusahaan bersama TNI dan Polri juga tetap siaga di lokasi,” ungkapnya.

Marko juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut puncak musim kemarau di Sumatera Selatan diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.

“Berdasarkan informasi BMKG, bulan Agustus diperkirakan hampir tidak ada hujan sama sekali. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, sementara perusahaan diminta menjaga area HGU maupun konsesi agar tidak terjadi kebakaran,” tegasnya.

Pages: 1 2 3 4
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT