Disabet Egrek, Pemuda di Sungai Lilin Tewas di Depan Warung Manisan

Petugas Polsek Sungai Lilin mengamankan barang bukti berupa sebilah egrek yang diduga digunakan dalam pertikaian hingga menyebabkan MK (20) meninggal dunia di Jalan Puskesmas, Kelurahan Sungai Lilin, Muba, Minggu (30/8/2026).
750 x 100 AD PLACEMENT

MUBA, Topik Sumsel Pertikaian dua pria di depan sebuah warung manisan di Jalan Puskesmas, Kelurahan Sungai Lilin, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), berakhir tragis.

MK (20) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka robek parah pada bagian perut akibat sabetan egrek, Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan SM (22), yang kini telah diamankan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. SM juga mengalami luka robek pada bagian kepala dan masih menjalani perawatan medis.

Kapolsek Sungai Lilin IPTU Marlin melalui Kasi Humas Polres Muba AKP S Hutahaean mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula ketika korban, tersangka dan sejumlah saksi sedang berkumpul di depan warung manisan milik Icap.

Saat itu, tersangka meminta korban mengantarkannya pulang menggunakan sepeda motor milik korban. Namun, permintaan tersebut ditolak.

“Awalnya tersangka meminta korban mengantarkannya pulang menggunakan sepeda motor, tetapi korban menolak. Diduga karena ucapan yang disampaikan korban membuat tersangka tersinggung,” kata Hutahaean, Senin (31/8/2026).

Pages: 1 2 3
750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT