Bupati Muba H M Toha Tohet SH mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat sektor perkebunan, terutama komoditas karet yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat Muba.
“Kita ingin para petani karet memiliki sarana pasca panen yang memadai, sehingga mutu bokar bisa lebih baik, harga jual meningkat, dan kesejahteraan petani pun naik. Pemerintah daerah akan terus hadir mendukung petani dengan program nyata seperti ini,” ujar Bupati Toha.
Lebih lanjut, Bupati berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para petani untuk menjaga kualitas hasil karet dan memperkuat posisi tawar kelompok UPPB di tingkat pasar.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Muba, Ahmad Toyibir SSTP MM, menuturkan bahwa program bantuan ini juga merupakan bentuk tindak lanjut dari pembinaan pemerintah terhadap kelompok UPPB agar mampu melakukan pengolahan pasca panen sesuai standar mutu industri.
“Melalui alat ini, diharapkan hasil getah karet dari petani dapat dibekukan dengan kualitas yang lebih baik dan seragam, sehingga nilai jualnya meningkat. Kita juga akan terus memberikan pendampingan teknis agar alat ini benar-benar memberikan manfaat maksimal,” jelasnya.