“Hari ini kita bersama Baznas membawa sekitar 350 paket sembako untuk warga terdampak banjir, semoga ini bisa sedikit mengurangi beban warga terdampak banjir di Desa Air Balui dan sekitarnya,” harapnya.
Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya ini juga menginstruksikan kepada perangkat sekolah untuk meliburkan aktifitas belajar di sekolah yang terkena banjir.
“Sekolah yang banjir harus diliburkan, peserta didik diminta untuk belajar di rumah masing-masing dan diawasi orangtua,” kata Apriyadi.
Ia menambahkan, Pemkab Muba juga telah menyediakan dapur umum serta posko kesehatan yang menyiagakan 24 jam petugas medis dengan bekerjasama puskesmas desa setempat.
“Jadi posko kesehatan harus siaga 24 jam, petugas medis fasilitasi kebutuhan warga yang membutuhkan perawatan khususnya warga yang terdampak banjir,” ulasnya.
Mantan Kades Pematang Palas ini juga menegaskan, agar pihak perusahaan di wilayah Muba pro aktif untuk segera menyalurkan bantuan atau CSR di lokasi banjir. “Saya minta agar perusahaan-perusahaan di Muba untuk bergotong royong bersama salurkan bantuan untuk warga terdampak banjir,” tegasnya.