Keinginan untuk mendapatkan berita eksklusif dan terbaik, kata dia, tidak boleh membuat aspek keselamatan dikesampingkan.
“Walaupun berita kita pengen yang terbaik, tapi keselamatan tetap dijaga. Karena itu memang harus dipertimbangkan, apakah ini berbahaya atau tidak,” ungkapnya.
Hingga hari kedelapan pencarian, delapan orang yang masih belum ditemukan terdiri dari kapten kapal, ABK, pemandu serta lima jurnalis dari sejumlah media.
Mereka yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) ABK, Heriyanto (49) sebagai pemandu atau guide, serta lima jurnalis yakni M. Bagus Khoirunnas (28) dari Antara, Ari Basuki (52) dari Merdeka, Yudhis (43) dari iNews, Daus (42) dari Anadolu, dan Donal (51), jurnalis freelance.
Para jurnalis Sumatera Selatan berharap pencarian terhadap delapan orang tersebut membuahkan hasil dan seluruh korban dapat segera ditemukan serta kembali kepada keluarga.