“Ikan putak bercorak polos pada badannya. Sedangkan belida punya corak totol hitam di tubuhnya. Jadi sangat jelas perbedaannya,” terangnya.
Lanjutnya, kedua jenis ikan ini termasuk ikan nokturnal atau aktif mencari makan pada malam hari, sehingga waktu yang tepat untuk mencari ikan ini ketika mendekati matahari terbenam hingga tengah malam. Masyarakat juga sering memakai umpan yang biasa digunakan untuk memancing ikan ini adalah udang hidup.
“Ikan putak ini tidak dilindungi, saat ini populasinya cukup banyak di perairan Muba. Makanya banyak juga yang menjualnya dan itu tidak apa-apa,” ungkapnya.
Pihaknya pun akan melakukan sosialisasi ke setiap kecamatan dan desa agar warga tidak menangkap belida. Hal ini dimaksudkan agar habitatnya terjaga sehingga populasinya meningkat.
“Rata-rata masyarakat juga paham perbedaan keduanya. Memang banyak yang menyangka ikan putak itu belida, padahal bukan. Jadi jangan salah,” jelasnya.
Sementara itu salah satu nelayan Sekayu, Edwin Sudaroji mengatakan jika dirinya sangat jarang menemukan ikan belida saat menangkap ikan. Kalaupun ada, pasti ikan putak.