MUBA, Topik Sumsel — Kecamatan Jirak Jaya kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu kecamatan paling progresif di Kabupaten Musi Banyuasin.
Berdasarkan Keputusan Bupati Musi Banyuasin Nomor 278/KPTS/DPK/2025 tertanggal 12 Juni 2025 tentang Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan Jirak Jaya berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam bidang tata kelola kearsipan.
Pertama, Kecamatan Jirak Jaya dinobatkan sebagai peringkat pertama Unit Kearsipan II Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Musi Banyuasin. Kedua, kecamatan ini juga tercatat sebagai OPD teraktif dalam penggunaan Aplikasi SRIKANDI, yakni sistem informasi kearsipan dinamis berbasis digital yang dikembangkan oleh pemerintah pusat dan diterapkan di seluruh instansi pemerintahan.
Penghargaan tersebut akan diserahkan dalam agenda resmi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, bersamaan dengan pembagian piagam hasil pengawasan kearsipan, piagam teraktif Aplikasi SRIKANDI, dan piagam pelaksanaan pemusnahan arsip.
Camat Jirak Jaya, Andi Suharto, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih jajarannya. Ia menilai bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan, dan kedisiplinan seluruh aparatur kecamatan dalam membangun sistem administrasi yang tertib, modern, dan berkelanjutan.
“Capaian ini merupakan bukti bahwa kami di Kecamatan Jirak Jaya memiliki komitmen kuat terhadap tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan efisien. Kearsipan bukan hanya soal menyimpan dokumen, tapi juga soal membangun memori institusi yang menjadi dasar pengambilan keputusan ke depan,” ujar Andi Suharto saat diwawancarai usai menerima informasi penghargaan tersebut.
Ia menambahkan, penerapan Aplikasi SRIKANDI telah menjadi bagian penting dari transformasi digital yang diterapkan di lingkungan kerjanya. Melalui aplikasi ini, proses administrasi menjadi lebih transparan, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan secara real-time.
“Digitalisasi menjadi keniscayaan. Kami tidak hanya mengikuti tren, tapi juga terus belajar dan meningkatkan kompetensi agar mampu menjawab tantangan birokrasi yang semakin kompleks,” lanjutnya.
Andi Suharto juga berharap, keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi perangkat desa di wilayah Kecamatan Jirak Jaya untuk ikut meningkatkan tata kelola pemerintahan masing-masing, terutama dalam bidang dokumentasi, pelaporan, serta pengarsipan berbasis digital.
“Ke depan, kami akan memperluas pelatihan dan pendampingan ke seluruh desa agar sistem kearsipan tidak hanya tertib di tingkat kecamatan, tetapi juga berjalan dengan baik di seluruh unit pemerintahan desa,” tegasnya