Usai kejadian, keluarga korban bersama warga melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Karena korban belum ditemukan, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut dan meminta bantuan kepada BPBD Musi Banyuasin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, unsur SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Palembang, BPBD Musi Banyuasin, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, Satpol PP, Dinas Sosial, perangkat desa serta masyarakat setempat langsung melakukan operasi pencarian.
Dalam operasi tersebut, tim menggunakan berbagai peralatan pendukung seperti perahu karet Basarnas, perahu fiber BPBD Muba, mobil rescue, kendaraan operasional, alat pelindung diri (APD), serta mesin perahu untuk menyisir aliran Sungai Musi.
Setelah melakukan pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan mengapung dan tersangkut di aliran sungai dengan jarak sekitar 1,4 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
“Begitu korban ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata Marko.