Khadafi menjelaskan, aktivitas Petro Muba juga memiliki keterkaitan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Produksi minyak mentah dari sumur yang dikelola kemudian disalurkan melalui Pertamina, Medco dan KKKS.
“Karena apa yang kita lakukan di Muba kaitannya dengan program pemerintah mengenai ketahanan energi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap minyak impor,” katanya.
Ia menambahkan, kontribusi produksi minyak mentah dari Muba yang disalurkan kepada negara melalui sejumlah mitra diharapkan dapat membantu mengurangi kebutuhan impor minyak.
“Dengan adanya kontribusi kita melalui produksi minyak mentah yang kita sampaikan ke negara melalui Pertamina, Medco, dan KKKS, kita bisa membantu dalam mengurangi kuota impor minyak,” ungkapnya.
Selain membahas pengelolaan minyak, Petro Muba juga menyampaikan kepada KSP mengenai keberlanjutan masa berlaku kerja sama pengelolaan sumur masyarakat.
Khadafi mengatakan, Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025 telah berjalan sekitar satu tahun. Sementara rata-rata kontrak pengelolaan sumur masyarakat yang ada saat ini juga baru berjalan sekitar satu tahun.