Menyadari motornya dicuri, Dimas langsung berteriak dan berusaha mengejar pelaku hingga ke simpang Indomaret di Jalan R.W. Mongonsidi. Namun upayanya tidak membuahkan hasil karena pelaku berhasil melarikan diri.
“Saya sempat mengejar, tetapi pelaku melaju sangat cepat hingga akhirnya hilang dari pandangan,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, Dimas tidak hanya kehilangan sepeda motor, tetapi juga harus menanggung risiko mengganti 128 paket milik pelanggan yang belum sempat diantarkan.
“Baru sekitar separuh paket yang berhasil saya antar. Sisanya, sebanyak 128 paket, ikut hilang bersama motor. Nilai kerugiannya masih dihitung, tetapi diperkirakan sekitar Rp5 juta,” ungkapnya.
Kesedihan Dimas semakin bertambah karena sepeda motor yang digunakan untuk bekerja tersebut masih berstatus kredit dengan sisa angsuran sekitar 1 tahun 5 bulan.
“Motor itu belum lunas, cicilannya masih tersisa satu tahun lima bulan lagi,” ujarnya.
Usai kejadian, Dimas bersama rekannya memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman tersebut terlihat dua pelaku lebih dulu melintas sebelum berhenti di pinggir jalan dan menjalankan aksinya.