Karena melihat didepan kendaraannya sedang mengisi, Sambung Tio, Sopir pun ngotot tetap ingin mengisi.
“Nah, dari sanalah mereka sempat beradu argumen, karena saat itu ada beberapa mobil juga yang masuk mengikuti mobil Fuso tersebut, padahal, saat itu solar sedikit. Takutnya, membuat pengendara lain kecewa”, Terangnya.
Masih menurut Tio, bahwa management SPBU tidak ada niat untuk melarang bagi siapa saja yang mengisi di SPBU Babat Toman.
“Sekali lagi kita meminta maaf, dan juga Izwan selaku satpam yang bertugas saat itu juga meminta maaf kepada seluruh pengendara, serta masyarakat Muba,” pungkasnya.
Terpisah Dirut SPBU Topansyah mengungkapkan bahwa pihak telah melakukan teguran terhadap Izwan. “Ya, kita sudah tegur Izwan dan memberikan surat peringatan,” tegasnya.
Terpisah Izwan Satpam yang bertugas saat itu menyatakan permintaan maaf kepada konsumen dan semua masyarakat Muba.
“Saya minta maaf atas kegaduhan yang ada, dan saya mengakui arogan, dan dimana saat itu saya telah dikasih tau dengan pengawas kalau BBM saat itu hampir habis, takutnya tidak bisa memenuhi mobil mobil yang akan mengisi, maka dari itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi antrian pengisian kita melakukan pembatasan pengisian pada saat itu, karena kondisi BBM memang hampir habis,” jelas Izwan. (win)