930 x 180 AD PLACEMENT

Minimnya Alat Derek Menjadi PR Bagi Dishub Muba

Mobil tergelincir di depan Wisma Ranggonang Sekayu, Jm’at (1/7/2022).
750 x 100 AD PLACEMENT

SEKAYU, Topik Sumsel — Minimnya alat derek menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Musi Bnayuasin (Muba). Hal tersebut terungkap saat tergelincirnya mobil box muatan sembako di Jalan Merdeka Kelaurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Muba, tepatnya di depan Wisma Ranggonang Sekayu, Jum’at (1/7/2022).

Bagaimana tidak, tergelincirnya mobil box muatan sembako tersebut terjadi sekira pukul 08.00 WIB dan sopirnya pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Dishub Muba guna mendapatkan bantuan menarik mobil tersebut. Namun, hingga pukul 11.50 WIB mobil tersbut tak kunjung mendapat bantuan dari Dishub Muba.

Saat dibincangi oleh awak media topiksumsel.com, sopir mobil box M Somad menjelaskan, seusai dirinya mengisi barang di toko sembako depan wisma ranggonang, dirinya ingin melanjutkan perjalanan ke toko yang lainnya. “Sudah ngisi toko, saya memundurkan mobil untuk melanjutkan pengisian toko yang lainnya pak, mungkin karena mobil terlalu pinggir dari badan jalan dan tekstur tanahnya juga lembut jadi mobil saya tergelincir sepirti ini pak”, tuturnya.

Lanjut Somad, dirinya sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Dishub Muba, namun hingga kini dirinya belum mendapatkan bantuan. “Kami tergelinciri dari pukul 08.00 WIB tadi pak, namun sampai sekarang (pukul 11.00 WIB, red) kami belum mendapat bantuan”, keluhnya.

Ia mengungkapkan, saat melaporkan kejadian tersebut ke Dishub Muba, dirinya mendapatkan respon yang tak diharapkan yakni dengan alasan muatan mobil box melebihi batas kemanpuan dari Dishub Muba. “Kami la melapor pak, kato wong Dishub mereka dak biso bantu karena muatan kami melebihi kemampuan mereka, kapasitas mobil ditambah muatan full mobil 8 ton pak”, ungkap dia.

Sementara, Kabid LLAJ dan Rel Dishub Muba, Ahmad Wendiansah saat dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan bahwa adanya laporan atas kejadian tersebut. “Ya, memang ada yang melaporkan kejadian tersebut ke kita”, tukasnya.

Karena terlalu berat, lanjut wendi, pihak tidak bisa membantu karena kapsitas mobil dereknya yang kecil. “Namun, karena kapasitas mobil tersebut 8 ton kami tidak bisa bantu, karena kapasitas mobil derek kami hanya bisa narik kapasitas 5 ton, itu pun kalau sudah jalan”, tukasnya.

Wendi juga mengngkapkan, saat ini pihaknya sedang mengajukan untuk mengadakan mobil derek dengan kapasitas yang lebih besar lagi. “Sementara kami sedang mengajukan ke BPTD Kemenhub Wilayah Sumsel Babel untuk bantuan dari pusat, semoga saja tahun depan bisa tembus”, harapnya. (win)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT