PALEMBANG, Topik Sumsel — Aksi pencurian sepeda motor yang menyasar kendaraan milik seorang pengantar galon di Kecamatan Sako, Palembang, berhasil digagalkan warga.
Seorang pelaku bernama Irawan berhasil diamankan setelah kepergok korban saat hendak membawa kabur sepeda motor, sementara seorang rekannya berinisial Man berhasil melarikan diri dan kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jepang, Kecamatan Sako, tepatnya di depan Depot Air Minum Putra Sako, Selasa (4/8/2026).
Kapolsek Sako Kompol Makmun Nartawinata mengatakan, saat kejadian korban memarkirkan sepeda motor Yamaha Jupiter BG 2538 ZF di halaman depot air minum.
“Tersangka Irawan bersama rekannya Man datang ke lokasi. Saat hendak membawa kabur sepeda motor korban, korban mendengar suara motornya akan dihidupkan. Korban kemudian keluar dan melihat tersangka sudah berada di atas sepeda motor,” ujar Kompol Makmun, Rabu (5/8/2026).
Melihat motornya hendak dicuri, korban langsung mengejar pelaku sambil berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian ikut mengejar kedua pelaku.
Dalam aksi kejar-kejaran itu, Irawan berhasil ditangkap warga setelah sempat terjadi tarik-menarik dengan korban. Beruntung, pelaku segera diamankan dan diserahkan kepada personel Polsek Sako sehingga terhindar dari amukan massa.
“Pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti dan langsung dibawa ke Polsek Sako untuk menjalani pemeriksaan. Sementara rekannya, Man, berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor yang mereka gunakan dan saat ini masih dalam pengejaran,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan sementara mengungkap bahwa Irawan bukan pelaku baru. Ia merupakan residivis kasus narkoba dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Palembang.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan tersangka dalam kasus curanmor lainnya sekaligus memburu pelaku Man yang masih buron.
Kompol Makmun juga mengapresiasi keberanian masyarakat yang membantu menggagalkan aksi kejahatan tersebut. Namun, ia mengimbau warga agar tetap mengutamakan keselamatan dan segera menyerahkan pelaku kepada aparat kepolisian.
Menurutnya, para pelaku sengaja mengincar sepeda motor jenis Yamaha Jupiter edisi lama karena memiliki nilai jual tinggi di pasar gelap.
“Motor bebek seperti Jupiter banyak dicari karena kuat digunakan sebagai kendaraan angkut barang maupun untuk disewakan. Itu sebabnya pelaku lebih memilih motor jenis tersebut dibandingkan motor matik,” pungkasnya.