Menurut Firmansyah, warga sempat melihat dua orang yang tidak dikenal masuk ke kawasan Aspol. Setelah mengetahui sepeda motor hilang, warga kemudian mengenali ciri-ciri kedua pelaku.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan. Badri akhirnya berhasil diamankan tidak jauh dari lokasi kejadian dengan bantuan warga.
“Anggota bersama warga berhasil mengamankan tersangka Badri, sedangkan temannya melarikan diri. Sepeda motor yang dicuri dibawa oleh temannya,” ujarnya.
Dari pemeriksaan awal, Badri mengaku berperan sebagai pemantau situasi dalam aksi tersebut. Sementara eksekutor pencurian dilakukan oleh rekannya menggunakan kunci letter T.
“Saya hanya memantau situasi. Yang mengeksekusi motor teman saya, dia pakai kunci letter T,” ungkap Badri kepada penyidik.
Polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor matic milik Y yang diduga digunakan untuk mendukung aksi pencurian tersebut.
Kepada penyidik, Badri juga mengaku dirinya bersama Y telah dua kali melakukan pencurian sepeda motor. Aksi pertama disebut dilakukan di kawasan Lorong Cempedak, sedangkan aksi kedua berlangsung di Aspol Lemabang.