Sebelumnya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatra Selatan (BBPJN Sumsel) telah menandatangani kontrak untuk Paket Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan paket non SBSN. Isi kontrak itu termasuk perbaikan jalan dan jembatan Betung-Sekayu-Mangunjaya.
Kepala BBPJN V Sumsel, Budiamin mengatakan, rencana pembangunan jalan nasional khususnya Jalinteng yang menghubungkan antara jalan Betung-Sekayu sudah berjalan pada 15 Maret 2022 lalu.
“Namun memang terjadi beberapa kendala, salah satunya ada retender sehingga waktu pelaksanaannya agak mundur,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kegiatan yang menggunakan dana APBN sebesar Rp214 miliar ini diperkirakan baru bisa selesai pada Desember 2023 mendatang.
“Saat ini masih mobilisasi pekerjaan. Progresnya baru 1 persen, yakni baru mulai dikerjakan,” jelasnya.
Pihaknya meminta maaf kepada masyarakat terutama pengguna akses Jalinteng terkait keterlambatan ini. Apalagi pengaspalan belum bisa dilaksanakan sepenuhnya karena butuh proses holding yang memakan waktu.