Korban sempat dilarikan ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka tusuk di bagian bawah dada sebelah kiri.
Berdasarkan penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika korban bersama sejumlah rekannya berkumpul di depan sebuah musala di kawasan 1 Ilir. Mereka kemudian bergerak menuju Lorong Karya Jaya di Jalan Perintis Kemerdekaan menggunakan sepeda motor.
Di lokasi tersebut, mereka bertemu dengan kelompok lain yang diperkirakan berjumlah sekitar 20 orang hingga akhirnya terjadi bentrokan.
Situasi sempat mereda saat kendaraan patroli polisi melintas di sekitar lokasi. Namun setelah patroli meninggalkan area, bentrokan kembali terjadi dan berubah menjadi aksi kekerasan.
Dalam peristiwa itu, tersangka MM menusuk korban menggunakan tombak bermata tiga dengan gagang bambu. Korban sempat berlari menuju lorong permukiman sebelum akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Setelah kejadian tersebut, tersangka melarikan diri keluar Kota Palembang hingga akhirnya berhasil ditangkap di Provinsi Banten.