Dalam audiensi tersebut beberapa agenda yang disampaikan oleh pihak KONI Sumsel, yakni yang pertama pihaknya akan melakukan pendataan kembali atlet-atlet potensial yang prodak dari Porprov kemarin. “Karena proyeksi kita untuk menggodok para atlet ini menyongsong PON 2024 dan Porwil 2023”, terang Suparman.
Lanjut Suparman, pihaknya juga menyampaikan bahwa KONI Muba secara formal organisasi sudah habis masa waktu kepengurusan sejak 9 Februari 2022 lalu. “Kemudian, kita terbitkan perpanjangan paling lama 6 bulan untuk melaksanakan kewajiban, dan Raker untuk pelaksanaan Forum Musorkab yang akan dilakukan oleh KONI Muba”, lanjutnya.
Mewakili dari KONI Sumsel, Suparman menyarankan agar KONI Muba melaksanakan Raker secepat mungkin agar memiliki keputusan kapan jadwa dilaksanakannya Musorkab. “Ini merupakan wewenang dari anggota Forum Musorkab itu sendiri. Jadi, para anggota – anggota itulah tentu yang akan menentukan. Kita berharap ada musyawarah dan mufakat, agar bisa berjalan dengan elegan dan juga secara kondusif, jadi yang kita harapkan produk dari Raker pelaksanaan Forum Musorkab ini akan memperkuat komposisi KONI MUBA sebagai wadah pembinaan olahraga prestasi”, imbuhnya.