Menurutnya inilah tantangan yang harus dihadapi. Pola ilmu pada pendidikan dahulu hanya berasal dari guru, sementara saat ini informasi sangat luas dan bisa diakses siapa pun. Bahkan tak menutup kemungkinan siswa lebih dulu mendapatkan informasi.
“Beban guru kini lebih berat, tak hanya beban mengajar namun beban administrasi juga. Oleh karenanya, Elen mengingatkan agar para guru tetap meningkatkan kompetensi dan bahan ajar,” tambahnya.
Selain itu, ia akan terus mengupayakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Sumsel dan kualitas pendidikan di Sumsel.
“Kita upayakan untuk menyamakan standar pendidikan sekolah kita sama dengan standar pendidikan di luar negeri. Hal ini kami lakukan dengan membuat model baru melalui CSR seperti yang sudah kami lakukan di SMA Negeri 2 Palembang. Setidaknya standar pendidikan minimal sama dengan sekolah yang ada di Jepang dan Korea”, tandas Elen.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Awalluddin melaporkan terdapat 1500 Guru/Kepsek yang hadir membersamai acara peringatan Hari Guru Nasional tingkat Provinsi Sumsel Tahun 2024.