Dari situ, ada yang mengomentari unggahan HA. Kemudian, komunikasi antara kedua pihak berlanjut melalui layanan berkirim pesan di Facebook dan terjadi negoisasi kesepakatan harga.
Setelah itu, komunikasi mereka berlanjut lewat Whatsapp. HA mengaku, komunikasi itu sempat putus-nyambung sebelum dilakukan rencana transaksi penjualan pada Minggu sekitar pukul 10.00 WIB.
”Alasan pelaku menjual bayinya karena faktor desakan ekonomi sehingga mampu membiayai kebutuhan hidup bayi tersebut,”kata Rizka kepada wartawan Selasa (24/2/2026).