“Pada program deteksi dini kanker payudara tahun 2020-2022, provinsi Sumatera Selatan mencapai cakupan 32,46% dari target capaian 45%, dengan jumlah skrining 425.160 jiwa (wanita usia 30-50 tahun) dari target skrining 589.395 jiwa. Maka dari itu dengan dibangunnya gedung Onkologi terpadu di RSMH ini diharapkan dapat melakukan pencegahan dan pengobatan penyakit kanker yang semakin meningkat baik kuantitas maupun kualitas khususnya di wilayah Sumatera Selatan, didukung dengan adanya tim dokter spesialis yang memiliki kompetensi dan berpengalaman, dan juga fasilitas dan teknologi pengobatan yang canggih,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Menkes menyampaikan penyakit kanker membunuh sekitar dua ratus ribu lebih rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah harus benar-benar serius dalam pelayanan kesehatan dan pengobatan kanker.
Bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun beresiko kanker. Itu sebabnya pemerintah sedang memprioritaskan deteksi dini kanker payudara pada perempuan, dan kanker paru juga kanker kolorektal pada laki-laki.