TopikSumsel — Sunat merupakan salah satu pengalaman yang membekas bagi kaum Adam dan mungkin tak ingin diulangi lagi.
Faktanya, sunat adalah salah satu operasi bedah tertua yang pernah dilakukan. Prosedur ini dilakukan setidaknya sejak 6 ribu tahun sebelum masehi dan masih dilakukan hingga saat ini.
Tapi apakah kalian tahu bagian mana yang sebenarnya dipotong? Apa tujuannya? dan bagaimana caranya?.
Di dalam dunia medis, sunat disebut sirkumsisi dan merupakan pembedahan untuk membuang prepusium. Prepusium atau disebut kulup penis adalah struktur kulit yang memanjang dari bagian batang penis hingga menutupi seluruh atau sebagian kepala penis dan ujung saluran kencing.
Kulup penis melekat pada kepala penis dengan bantuan jaringan ikat bernama frenulum yang membentuk daerah pertemuan lapisan prepusium luar dan dalam.
Peran kulup penis masih belum jelas. kemungkinan, fungsinya adalah menjaga kelembaban kepala penis, melindungi penis yang sedang berkembang dalam rahim, atau meningkatkan kenikmatan seksual karena adanya reseptor saraf.
Secara medis, wajib atau tidak yang sunat masih merupakan topik perdebatan. Academy american of pediatrics, American Urological Association, World Health Organization (WHO), dan banyak organisasi kesehatan lainnya mengakui manfaat sunat. Namun, tidak mewajibkannya kecuali untuk kondisi tertentu
Keputusan sunat tentunya tidak hanya mempertimbangkan kondisi medis namun juga sesuai faktor kebudayaan dan keagamaan. Kondisi medis yang wajib membutuhkan sunat adalah, pertama fimosis dan parafimosis yakni kondisi ketika kulit prepusium sulit ditarik mundur melewati kepala penis.
Kemudian, balanopostitis yakni kondisi kemerahan dan bengkak, pada kulup dan kepala penis. Dan terakhir infeksi saluran kencing yang terjadi secara terus-menerus.
Terdapat beberapa kondisi medis yang tidak memungkinkan untuk dilakukan sunat seperti Hemofilia yang membuat darah sukar membeku, Hipospadia atau lubang saluran kencing di bagian bawah penis, lekukan pada ujung penis atau penis yang terpelintir, penis yang terpendam dan alat kelamin yang masih ambigu seperti mikrop penis pada kasus intersex.
Sederhananya, setelah dilakukan pembiusan kulit penis ditarik kemudian kelebihannya dipotong. Setelah itu bagian prepusium yang tersisa diletakkan di bagian belakang kepala penis sehingga kepala penis terbuka sepenuhnya dan kemudian prepusium dijahit.
Saat ini terdapat metode sunat baru yaitu dengan laser, sunat laser sebenarnya menggunakan alat listrik berupa electric cauter. Alat ini berbentuk seperti bolpoin dan memiliki dua lempeng kawat di ujungnya.
Ketika dialiri listrik, kedua ujung electric cauter akan memanas. Pada saat itulah electric cauter digunakan untuk memotong kulup penis dan langsung membekukan darah, sehingga prosedur ini dinilai minim resiko pendarahan.
Sunat bertujuan untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi pada penis. Area di bagian dalam prepusium lembab dan hangat juga dapat merangkap cairan, sehingga jika tidak dibersihkan dengan seksama dapat mendukung pertumbuhan berbagai bakteri yang menyebabkan infeksi.
Sunat juga dapat membantu mencegah penularan penyakit menular seksual, seperti Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Pada pria yang tidak disunat sel-sel di kulit bagian dalam dan prenulum terpapar langsung ke cairan vagina selama hubungan seksual, dan lokasi sel target HIV satu yang berada di sini meningkatkan resiko infeksi.
Sebaliknya pada pria yang disunat jaringan ini sudah tidak ada dan batang penis ditutupi dengan jaringan keratin yang tebal sehingga memberikan perlindungan dari infeksi.
Sekian untuk pembahasan singkat terkait suant. Apakah kalian memiliki pengalaman berkesan tentang sunat?.