Muhammad Yamin, kerabat korban, mengatakan pihak keluarga sudah berada di rumah sakit sejak dini hari.
“Dari jam 5 subuh tadi kami sudah tiba di RS Bhayangkara Palembang,” ujarnya.
Yamin mengaku keluarga mendapat kabar kecelakaan tidak lama setelah kejadian. Menurutnya, Yanto memang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk tangki pengangkut BBM.
“Sekitar jam 2 siang kami dapat kabar dari saudara. Memang almarhum sehari-hari bekerja sebagai sopir truk tangki,” katanya.
Keluarga besar Yanto pun sangat terpukul atas musibah tersebut.
“Kalau sedih tentu sangat sedih. Rasanya seperti petir di siang bolong menerima kabar ini,” tandasnya.