930 x 180 AD PLACEMENT

Warga Kayuare Alami Krisis Air Bersih, Diduga Akibat Galian Box Culvert

750 x 100 AD PLACEMENT

MUBA, Topik Sumsel — Warga Kelurahan Kayuare Kecamatan Sekayu, Muba, beberapa hari terakhir alami krisis air bersih yang signifikan.

Hal tersebut diduga diakibatkan oleh proyek galian box culvert di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinisi Sumatra Selatan.

Para pelanggan di beberapa wilayah Sekayu yang saat ini mengalami krisis air bersih tersebut terpaksa untuk menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar, termasuk mandi.

Proyek infrastruktur yang sedang berlangsung ini, yang dimaksudkan untuk meningkatkan sistem drainase dan mengatasi masalah banjir, justru memicu kekeringan bagi masyarakat setempat.

Maman, warga Kelurahan Kayu Are Kecamatan Sekayu, mengatakan, mereka yang menyampaikan kekecewaan dan kekhawatiran mereka terkait dampak negatif yang ditimbulkan oleh proyek tersebut.

“Kami tidak pernah menduga bahwa proyek ini akan membuat air sulit diakses. Setiap kali kami membuka kran, air mengalir sangat pelan, dan kadang-kadang bahkan tidak ada sama sekali. Kami kesulitan untuk mandi, mencuci, dan bahkan memasak,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, kepada pihak PDAM Tirta Randik Sekayu hendaknya jika ada permasalahan di lapangan, ada baiknya disampaikan dengan para pelanggan. Sebab adanya perbaikan serta sering kali tidak disampaikan.

“Dan kami pelanggan merasa dirugikan, padahal setiap bulan untuk pembayaran tidak pernah telat. Bahkan selalu patuh, kami mengerti persoalan yang terjadi, namun hendaknya pihak PDAM dapat memberitahukan, sehingga pelanggan tidak merasa resah,” tukasnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Randik Sekayu, Azmi Juian ST, saat dikonfirmasi, kemarin Kamis (30/11/2023), mengakui adanya permasalahan dan berjanji untuk segera menindaklanjuti masalah ini.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat, dan kami bekerja sama dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan kami,” ujar Azmi.

Pihaknya sudah memberitahukan kepada pihak yang melakukan proyek infrastruktur seperti galian box culvert yang dilakukan pihak Dinas PU PR Kabupaten Musi Banyuasin, hendaknya memikirkan dan penting bagi pihak terkait untuk merencanakan dan mengimplementasikan proyek tersebut dengan hati-hati, meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul pada masyarakat setempat.

Dalam hal ini, perlu adanya sinergi antara pemerintah, pihak kontraktor, dan masyarakat agar dampak negatif dapat diminimalkan sementara manfaat jangka panjang dapat tetap tercapai.

“Tim PDAM Tirta Randik Sudah bekerja tadi malam, dan insyallah untuk hari ini bisa normal Kembali, namun agak sedikit telat, sebab penyaluran masih telat karena pipa dalam keadaan kosong. Tapi hari ini bisa normal,” katanya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT