Ketua Forsesdasi Sumsel ini juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada perusahaan-perusahaan sektor Migas yang beroperasi di wilayah Kabupaten Muba, melalui SKK Migas telah turut berkontribusi dalam menyiapkan tenaga kerja yang mempunyai keahlian/skill dibidang nya.
“Kedepan kami berharap perusahaan-perusahaan sektor lain, seperti pertambangan, perkebunan, dan lainnya dapat juga berkontribusi dalam pelatihan seperti yang kita lakukan hari ini. MVC telah membuktikan keberhasilannya dalam mencetak tenaga kerja yang berintegrasi tinggi, terbukti alumni MVC hasil pelatihan di tahun 2021 hampir seluruhnya terserap oleh pasar kerja di perusahaan-perusahaan besar di seluruh Indonesia,” pungkas Apriyadi.
Apriyandi melanjutkan, Kabupaten Muba sudah mempunyasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 Tahun 2020 bahwa kewajiban perusahaan yang berinsvestasi itu adalh memberdayakan tenaga kerja yang ada di daerah tersebut. “Kami tidak meminta seratus persen, tapi paling tidaknya ada sebagian besar tenaga-tenaga terampil itu berasal dari Kabupaten Muba yang sudah di sediakan melalui MVC ini,” tegasnya.