“Khusus alumni pelatihan Migas tahun 2021 yang terserap diluar Kabupaten Muba sebanyak 43 orang yang telah diterima dan bekerja yaitu, PT.PMJO LGN Tangguh Papua Parat 3 orang, PT.Indonesia Weda Bay Industrial Lark 8 orang, PT. PPM 3 orang, PT.TRI Ariani Musi Rawas 1 orang, PT.Buma LNG Tangguh 6 orang, PT.SMI Banten 1 orang, PT Putra Inti Ando 1 orang, PT.Supercrane Jakarta 12 orang, Teknis BNI 1 orang, PLTU Sumselb1 orang dan PT Connect Energy Tangguh Inproject 6 orang,”jelasnya.
Kepala SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan menyampaikan Program MVC ini bisa dikatakan berhasil karena dapat dilihat alumni MVC sebelumnya tidak hanya diterima di Kabupaten Muba tapi juga di luar daerah. Ini artinya Tenaga Kerja Lokal Muba sudah bersertifikasi dan mampu bersaing pada dunia industri kerja perusahaan Migas.
“Program pelatihan dan sertifikasi bidang industri Migas ini merupakan upaya kami dalam mendukung program Pemkab Muba sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 2 tahun 2022 tentang pemberdayaan dan penempatan tenaga kerja, guna mengurangi angka pengangguran dan memaksimalkan tenaga lokal Muba,”ujarnya.