Sementara itu menurut laporan Kepala Disnakertrans Muba H Mursalin SE MM, pelatihan serifikasi bidang industri Migas tahun 2022 ini adalah komitmen nyata kerjasama antara Pemkab Muba dengan SKK Migas dan seluruh perusahaan KKKS dalam wilayah Muba. Kegiatan ini adalah program bersama Pemkab Muba dan dukungan penuh SKK Migas serta perusahaan K3S dalam wilayah Muba.
“Sasaran pelatihan adalah putra daerah dalam wilayah Kabupaten Muba yang belum memiliki keahlian kemampuan khusus atau pengalaman kerja (fresh graduate). Pelatihan berdurasi selama 3 bulan, tahun ini diikuti oleh 84 peserta dari 285 orang pelamar. Pelatihan terdiri dari 5 jurusan yiatu, Jurusan scaffolder (juru perancah) sebanyak 10 orang, jurusan rigger (juru ikat beban) sebanyak 10 orang, jurusan electrical (teknisi listrik) sebanyak 9 orang, jurusan pipefitter (juru pasang pipa) sebabyak 25 orang dan jurusan welder (juru las) sebanyak 30 orang,”bebernya.
Mursalin juga menyebutkan, untuj capaian dibidang penyerapan atau rekrutmen sudah terlaksana, dimana pada tahun 2021 telah berhasil kerjasamakan rekrutmen dengan 37 perusahaan dengan jumlah perekrutan sebanyak 805, baik dari sektor Migas maupun dari sektor pertambangan, perkebunan, perbankan, kelistrikan dan sasaran rerutmen ini semuanya TKL putra putri dari Kabupaten Muba. Serapan juga termasuk alumni dalam pelatihan sertifikasi Migas tahun 2021.