PALEMBANG, Topik Sumsel — Aksi kekerasan yang dipicu konflik keluarga berujung tragis di Kota Palembang.
Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Safsilawati (34) ditangkap Tim Opsnal Unit 1 Subdit III Jatanras Polda Sumsel setelah diduga menusuk Asep Yohari (36) hingga tewas.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi di Jalan Ki Merogan, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, pada Kamis (23/4/2026). Korban yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan pelaku sempat menjalani perawatan selama tiga hari sebelum akhirnya meninggal dunia akibat luka serius di bagian perut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Johannes Bangun mengungkapkan, insiden bermula dari cekcok antara korban dan tersangka.
“Antara korban dan pelaku terjadi perselisihan. Keduanya masih memiliki hubungan keluarga,” ujar Johannes, Jumat (1/5/2026).
Peristiwa itu pertama kali diketahui Parida (30), istri korban, yang mendengar teriakan dari dalam rumah keluarga pelaku. Saat itu, ia melihat tersangka keluar rumah sambil membawa sebilah pisau yang kemudian disembunyikan di dalam jilbabnya.
“Istri korban sempat berpapasan dengan pelaku. Setelah itu, korban ditemukan sudah dalam kondisi terluka parah di bagian perut,” jelasnya.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Palembang BARI oleh warga dan keluarga. Namun, setelah menjalani perawatan selama tiga hari, nyawanya tidak tertolong.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penusukan.
“Saat ini tersangka telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sumsel,” tegas Johannes.
Sementara itu, penasihat hukum keluarga korban, Safriadi Syamsudin, membenarkan adanya hubungan keluarga antara korban dan pelaku.
“Mertua pelaku dan ibu korban merupakan saudara kandung,” ungkapnya.
Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.