Selanjutnya, ada Amenitas, yang merujuk pada fasilitas pendukung yang menjamin kenyamanan wisatawan, termasuk hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan. Dewan Kesenian Sumsel berkomitmen untuk berkolaborasi dengan pelaku usaha lokal dalam meningkatkan kualitas akomodasi dan layanan.
Terakhir, Aksesibelitas, mengacu pada kemudahan dalam mencapai destinasi wisata, mencakup transportasi dan infrastruktur. Dewan Kesenian Sumsel akan mendorong perbaikan infrastruktur transportasi untuk memudahkan akses ke lokasi-lokasi wisata.
Selain itu, Didit mengajak masyarakat untuk bersama-sama memajukan kebudayaan yang kaya dan beragam di Sumatera Selatan. Ia menekankan bahwa seni adalah jendela untuk memahami diri dan lingkungan, serta alat penting dalam menjaga identitas budaya di tengah arus globalisasi.
“Dengan kolaborasi yang solid, kita dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi semua pihak,” pungkasnya.
“Dengan langkah ini, diharapkan Palembang dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik, beragam, dan kaya akan nilai sejarah serta budaya, mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata di kota ini,” jelas Didit.