“Memang awalnya kami sempat mengalami kesulitan untuk mencari identitas dan asal korban amuk massa tersebut, namun kemudian akhirnya diketahui kalau mayat Mr. X tersebut adalah HT warga desa Purwosari namun tinggal dan ngontrak rumah sendirian di Betung, demikian juga apa pekerjaan sehari-hari korban tidak jelas,” ungkapnya.
Sekarang, lanjut Hendra, mayat sudah diserahkan kepada keluarganya setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Sekayu.
“Keluarga korban dapat menerima dengan ikhlas atas peristiwa yang telah menimpa korban tersebut, namun demikian kami dari Polsek lais tetap melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut,” tandas Hendra.