Beni menambahkan, dalam waktu dekat juga Pemkab Muba berencana akan memberikan insentif ke desa-desa terkait upaya dan komitmen mewujudkan Muba Hijau, Energi Baru dan Terbarukan. “Kami sangat harapkan agar apa yang kami jalankan ini bisa berkolaborasi dengan baik bersama Polsri,” tukasnya.
Ketua PMI Muba ini menyebutkan, bonus demografi 10-15 tahun ke depan akan menjadi tantangan tersendiri bagi Kabupaten Muba. “Nah, tentu dengan memaksimalkan kualitas dan peranan pendidikan Vokasi akan menjadi solusi menghadapi tantangan bonus demografi,” terangnya.
Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri), Dr Ing Ahmad Taqwa MT, mengatakan sebenarnya apa yang sudah dijalankan Pemkab Muba selama ini dan yang akan datang terkait Green Industry sangat selaras dengan Polsri. “Sangat kami apresiasi keseriusan Pemkab Muba terkait mewujudkan green industri dan energi baru terbarukan,” ujarnya.
Ia menambahkan, komitmen Pemkab Muba dalam mencetak generasi yang unggul sangat luar biasa serta memaksimalkan serapan tenaga kerja lokal. “Ini terbukti dengan keberadaan Muba Vocation Center serta Perda di Muba yang mengatur dan mewajibkan perusahaan di Muba untuk merekrut tenaga kerja lokal,” ulasnya.