“Kita hanya melakukan autopsi bagian luar saja. Sebab penyebab kematian sudah jelas dibunuh jadi tidak perlu melakukan autopsi bagian dalam. Jasad almarhum sudah kita serahkan untuk dibawah oleh keluargannya,”tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Muhammad Ridho (22) ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Kapten Robani Kadir Plaju pada Sabtu 9 Agustus 2025 pukul 01.15 WIB.
Ditubuh korban ditemukan belasan luka tusuk dan luka tembak di telinga dan pipi.
Alhasil almarhum dibawah oleh keluarga korban ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara pada subuhnya.