“Jadi kegiatan belajar mengajar tidak monoton lagi, dengan konsep konten belajar berbasis multimedia, peserta didik lebih tertarik untuk belajar dan ini sangatlah positif,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan Pemkab Muba sangat berterimakasih atas kerjasama ini dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenaga pendidik.
“Memang kewajiban kita dalam satu tahun ada 20 jam peningkatan kualitas tenaga pendidik, harapan kita dengan adanya kegiatan ini proses belajar-mengajar mereka menerapkan apa yang diperoleh disini,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba, Drs Iskandar Syahrianto MH menyebutkan, saat ini tercatat sudah ada 281 satuan Pendidikan dari total 700 yang mengimplementasikan kurikulum Merdeka Belajar.
“Ini baru sekitar 30 persen, sebagaimana target pak Pj Bupati Apriyadi menargetkan IPM di Muba diatas 70 dan salah satu indikatornya dari pengembangan dan kualitas pendidikan,” urainya.
Iskandar mengaku, apa yang dipersiapkan Pj Bupati Apriyadi saat ini untuk tenaga pendidik merupakan persiapan untuk menghadapi kemajuan teknologi di bidang pendidikan 10 tahun ke depan.