Ia optimistis tim Tatang Putra kembali mampu bersaing pada perlombaan tahun ini.
“Insya Allah kami kembali ikut pada perlombaan 17 Agustus nanti. Tahun lalu kami berhasil menjadi juara pertama dan mudah-mudahan tahun ini bisa mempertahankan prestasi itu,” harapnya.
Pada perlombaan tahun lalu, Tim Bidar Tatang Putra berhasil meraih juara pertama dan memperoleh piala serta uang pembinaan sebesar Rp25 juta, yang kemudian dibagikan kepada seluruh anggota tim.
Tradisi membangun perahu bidar di Kampung Tatang menjadi bukti bahwa budaya lokal Palembang tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Melalui tangan para pengrajin dan semangat para pendayung, warisan leluhur itu terus mengarungi Sungai Musi sekaligus mengharumkan nama Palembang di setiap perlombaan.