Mantan Kabag Kesra Muba ini menceritakan, pola kebijakan ini di inisiasi sejak tiga tahun lalu. “Alhamdulillah hari ini resmi direalisasikan dan memulai penanaman perdana di lahan kebun plasma warga di Kecamatan Lawang Wetan yang mengakomodir warga di delapan Desa di Lawang Wetan,” ujarnya.
Lanjutnya, pendapatan 30 persen yang diperuntukkan Pemdes juga nantinya akan diserahkan ke warga pra sejahtera di masing-masing Kecamatan.
“Jadi nanti pendapatan 30 persen ke Pemdes itu juga diserahkan ke warga pra sejahtera, yang menyasar langsung ke warga,” ungkap dia.
Apriyadi mengucapkan, atas nama warga Kabupaten ia sangat berterima kasih dengan PT GPI yang punya komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Muba di sektor perkebunan.
“Semoga ini dapat menjadi Amal Jariyah untuk kita semua dan angka kemiskinan di Muba terus berkurang dengan arah kebijakan yang menguntungkan masyarakat,” tuturnya.
Kandidat Doktor Universitas Sriwijaya itu mengajak, agar para perusahaan kelapa sawit di Muba juga mengikuti pola tersebut demi meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah ring 1 dan sekitarnya.