“Nah bentuk dukungannya, kita jangan ikut menambah kegaduhan jika memang kenaikan BBM ini terjadi. Karena seperti yang telah kita dengar kebijakan pemerintah ini pada dasarnya untuk mengalihkan subsidi dalam bentuk program bantuan langsung tepat sasaran kepada masyrakat yang membutuhkan. Selama ini subsidi BBM disinyalir lebih banyak dinikmati orang kaya ketimbang masyarakat kurang mampu,”ucap Apriyadi.
Kepada para camat, Apriyadi berpesan untuk bersama-sama kapolsek dan danramil proaktif melakukan pengawasan jika harga BBM ini benar-benar naik. Ia mewanti-wanti agar daerah yang ada SPBU diwaspadai jangan sampai lengah, kecolongan terjadi tindakan anarkis.
“Kita tidak mau Kota Sekayu aman, tapi di kecamatan lain terjadi tindakan anarkis pada SPBU. Oleh karena itu saya mengajak semua elemen, baik ormas, LSM, tomas dan lainnya, bersamama-sama melakukan sosialisasi pemahaman, edukasi kepada masyarakat. Mari lakukan pengawasan bersama jajaran Polri dan TNI terkait kenaikan harga BBM ini,”pungkasnya.