“Insya Allah nanti diakhir Desember atau awal Januari 2026 pada panen raya kwartal 4 akan panen bersama baik itu jagung, sayur dan buah. Alhamdulillah semua tanaman ini menggunakan pupuk organik eceng gondok yang kami produksi sendiri,”katanya.
Hasil panennya kata Sonny cukup luar biasa tidak kalah dengan penggunaan pupuk kimia. Uji coba dilahan seluas empat setengah hektare pada lima deplot, empat hektare jagung dan setengah hektare tanaman sayur dan buah.
“Khusus tanaman jagung yang menjadi konsen kami dari bibit jagung hibrida bisi dua seharusnya tongkolnya hanya tumbuh dua ini bisa ternyata hingga saat ini dihari ke 63 itu tunas jagungnya ada yang tiga, ada yang empat, ada yang lima, enam bahkan ada yang tujuh, semuanya ini memakai pupuk organik eceng gondok. Saat ini kami melakukan penonggakan batang jagungnya agar tidak roboh,”tambahnya.
Kedepannya tambah Kombes Pol Sonny setelah formula komposisinya sudah tepat akan direkomendasikan oleh Prof Hermansyah dekan fakultas MIPA baru akan diproduksi besar besaran.