Beruntung dalam waktu dekat Ditpolairud Polda Sumsel akan mendapat bantuan mesin pengering portabel dari salah satu perusahaan.
“Kami juga sedang membuat mesin pengering sendiri atau dryer untuk mengeringkan jagung. Kami juga sudah mempatenkan nama pupuk organik kami di Kementerian Hukum dengan nama pupuk organik presisi. Pupuk organik kami produksi ini untuk mendukung program ketahanan pangan dari Presiden Prabowo karena konsen kami pupuk ini bisa dipakai untuk tanaman yang memiliki jangka waktu tanam yang pendek kurang dari enam bulan bukan untuk tanaman jangka panjang karena aplikasinya berbeda dengan pupuk kimia,”tandasnya.