Sementara itu dalan sambutan tokoh masyarakat Desa Epil Prof Dr H Abdul Kadim menyampaikan ucapan syukur, meski pembangunan masjid Abdul Kadim belum 100 persen selesai, tapi sudah dilaksanakan kegiatan safari ramadhan sekaligus pelantikan pengurus cabang DMI Lais.
“Saya bangga Desa Epil kembali di kunjungi oleh pemuka masyarakat, karena kalau dulu justru ditakuti. Alhamdullilah dengan niat kami membangun masjid ini agar bisa masyarakat Desa Epil bisa berkembang. Masjid ini milik umat, bukan milik kuyung Kadim, nantinya akan diserahkan ke yayasan Ar Rohim, sehingga bisa kita gunakan dan kita jaga bersama-sama,”ungkapnya.
Tokoh masyarakat yang akrab disapa Kuyung Kadim ini juga mengungkapkan, dirinya berharap apa yang dirinya cita-citakan dapat terlaksana. Masjid ini makmur artinya ramai dikunjungi, dengan banyaknya kegiatan kajian dan pengajian tentu pembinaan moral kita bisa lebih baik. Jadikan masjid ini makmur dan ramai dikunjungi sehingga orang-orang dari luar kagum dan berkeinginan mengunjungi masjid Abdul Kadim ini.