“Selama empat tahun ini kami terus dimonitor dan melakukan pengawasan setiap hari agar pengelolaan berjalan sesuai standar,” katanya.
Ke depan, Koperasi Rezeky Bersama Sejahtera menargetkan produksi awal mencapai 500 barel minyak per hari dari sejumlah sumur yang telah diverifikasi.
Hafiz juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas lahirnya regulasi yang melegalkan pengelolaan sumur minyak masyarakat di Muba.
“Kami bersama masyarakat Muba mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Menteri ESDM Bapak Bahlil yang telah melegalkan sumur minyak rakyat melalui Permen ESDM Nomor 14 Tahun 2025. Dengan adanya legalitas ini, kami tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi dan waswas dalam menjalankan usaha,” tandasnya.