“Kita juga meneruskan arahan ini ke Polres-polres untuk melakukan hal yang sama. Sebagaimana yang telah saya sampaikan stok ataupun ketersediaan beras di distributor maupun produsen belum ada temuan (pelanggaran),” katanya.
Mantan Kabid Humas Polda Riau tersebut menghimbau masyarakat agar tidak perlu panik dan melaporkan ke pihak berwajib apabila ada temuan pelanggaran terhadap peredaran beras.
“Bagi masyarakat yang melihat maupun menemukan langsung indikasi pengoplosan beras. Apabila perkembangan nantinya masyarakat ada temuan (pelanggaran atau pengoplosan) kami siap menerima laporan, ” tutupnya.