Perbuatan karyawan bank plat merah tersebut juga sangat bertentangan dengan asta cita presiden Prabowo Subianto yang ingin memberdayakan pelaku usaha UMKM di Indonesia.
“Bukannya mendukung UMKM untuk tumbuh dan berkembang justru bertindak semena mena karena perbuatan karyawan bank bisa menghancurkan pelaku UMKM,”bebernya.
Selain merugikan secara materil akibat perbuatan maryawan bank plat merah tersebut juga menimbulkan kerugian inmateril karena berdampak sosial bagi masyarakat sekitar.
“Karena sejak berdirinya Alfa tehnik,hasil dari keuntungan usaha saya,minimal 10 persennya saya berikan untuk program peduli sosial ke masyarakat sekitar. Ketika CV Alfa Tehknik berhenti beroperasi atau terganggu produksinya maka ber imbas ke masyarakat dan pasti terdampak buruk bagi pekerja yang berasal dari warga sekitar, selain itu menimbulkan efek hilangnya kepercayaan karyawan dan klien serta mitra usaha saya ,karena saat mereka menagih sedang banyak klien yang datang serta karyawan sedang bekerja,” jelasnya.