MUBA, Topik Sumsel — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) terus berkomitmen dalam upaya pengentasan kemiskinan untuk mensejahterakan masyarakat.
Seperti yang diketahui sebelumnya, pada tahun 2024 ini Pemkab Muba telah menyalurkan Bantuan Tunai untuk Masyarakat Miskin atau yang sering disebut Bantu Umak dengan total Rp. 69.547.500.000. Dengan rincian, Desil I yakni sebanyak Rp. 325 ribu perjiwa dengan total 9.774 jiwa, sementara Desil II yakni sebanyak Rp. 225 ribu perjiwa dengan total 28.914 jiwa atau sebanyak 7.719 Kartu Keluarga (KK).
Kali ini, Pemkab Muba kembali meluncurkan program pengentasan kemiskinan yakni bantuan Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Usaha Bersama (UEP-KUBE) di setiap kecamatan yang ada.
Program yang dicanangkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Muba ini, menyasar kepada 38 kelompok yang terdiri dari setiap kecamatan dengan rincian setiap kelompoknya terdiri dari 10 orang. Dari bantuan ini perkelompok menerima sebesar Rp. 20 juta dengan total anggaran sebesar Rp. 760 juta.
Bantuan yang diserahkan langsung oleh Pj Bupati Muba H Sandi Fahlevi tersebut dilaksanakan pada Jum’at 13 September 2024 di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Muba.
“Tugas utama pemerintah adalah mensejahterakan rakyatnya. Saya sangat mengapresiasi semua program bantuan di Dinsos Muba dan ini merupakan Komitemen Pemkab Muba untuk melaksanakan program Program Pro Rakyat dan Program ini sebagai upaya percepatan Pengetasan kemiskinan di Musi Banyuasin ,” ujar Sandi.
Tentang KUBE
Kelompok Usaha Bersama (KUBE) terdiri dari kelompok keluarga miskin yang dibentuk untuk melaksanakan usaha ekonomi produktif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kemampuan berusaha agar dapat memenuhi kebutuhan secara mandiri.
Pj Bupati juga menjelaskan bahwa program Bantuan KUBE di Muba telah berjalan sejak 2021, dengan jumlah penerima yang bervariasi setiap tahunnya. Pada tahun 2024, sebanyak 38 kelompok berhasil mendapatkan bantuan ini adalah bagian pemberdayaan masyarakat yang harus dijalankan bersama.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muba, Ardiansyah SE MM, menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan sebagai salah satu upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan.
“Diharapkan penerima bantuan KUBE dapat memanfaatkan bantuan ini seoptimal mungkin untuk pengembangan usaha,” ujar Ardiansyah.
Dengan suksesnya program ini, diharapkan angka kemiskinan di Muba dapat terus teratasi dan masyarakat semakin sejahtera. Pemerintah Kabupaten Muba berkomitmen untuk selalu mendukung program-program Dinas Sosial demi kesejahteraan masyarakat dan kita harapkan Pengetasan Kemiskinan Di Musi Banyuasin dapat Turun 1 Digit dengan memberikan bantuan berbasis data tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan