“Dengan inovasi ini bayar pajak di Muba lebih gampang, bisa lewat handphone dan mitra agen BRILink yang tersebar di Kabupaten Muba,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPPRD Muba Haryadi Karim menyebutkan dengan kerjasama inovasi tersebut pihaknya optimis kesadaran untuk membayar pajak dari WP bisa lebih meningkat.
“Harapan kita juga transaksi meningkat sehingga PAD di Kabupaten Muba bertambah yang mana dari masyarakat untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dengan inovasi tersebut sangat memudahkan WP untuk bertransaksi melaksanakan kewajiban. “Ini salah satu cara dan sumber kita untuk membangun daerah,” kata Haryadi.
Pimpinan Cabang BRI Sekayu, Farid Yudhawirawan sejak di-launching pihaknya telah mencatat sebesar Rp10 jutaan transaksi WP untuk membayar pajak. “Transaksi lebih gampang, terlebih di Muba telah tersebar 1.058 lebih agen mitra BRILink,” urainya.
Lanjutnya, pembayaran pajak lewat inovasi tersebut bisa dilakukan di seluruh wilayah Indonesia. “Kemudahan yang kami berikan, tentu demi percepatan pembangunan yang berkontribusi positif untuk warga Muba,” tandasnya. (win)