“Istri korban sempat berpapasan dengan pelaku. Setelah itu, korban ditemukan sudah dalam kondisi terluka parah di bagian perut,” jelasnya.
Korban kemudian dilarikan ke RSUD Palembang BARI oleh warga dan keluarga. Namun, setelah menjalani perawatan selama tiga hari, nyawanya tidak tertolong.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang diduga digunakan pelaku saat melakukan penusukan.
“Saat ini tersangka telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Sumsel,” tegas Johannes.
Sementara itu, penasihat hukum keluarga korban, Safriadi Syamsudin, membenarkan adanya hubungan keluarga antara korban dan pelaku.
“Mertua pelaku dan ibu korban merupakan saudara kandung,” ungkapnya.
Kasus ini kini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.