SEKAYU, Topik Sumsel – Nasib malang yang dialami oleh anak penderita Autisme berinisial AP (12), warga Desa Ulak Teberau Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) tewas dibunuh oleh orang tua kandungnya sendiri lantaran sering Buang Air Besar (BAB) sembarangan.
Kejadian yang berlangsung Rabu (24/11/2021) itu membuat warga gempar karena tak mengira bila kedua orangtuanya AA (33) dan SR (21) tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang keterbelakangan mental tersebut.
Kronologinya, sebelum tewas, korban sempat BAB sembarangan. Hal itu memicu AA yang merupakan ayah korban menjadi marah dan mengambil selang air di rumah. Kemudian, AA pun memukuli putranya tersebut secara bertubi-tubi dengan menggunakan selang air.
Tak hanya itu, SR istri pelaku yang melihat kejadian itu bukannya menolong. Namun, ia pun mengambil gayung di kamar mandi langsung ikut memukuli dan menendang alat vital korban hingga pingsan.
“Karena takut ketahuan warga, bukannya korban dibawah ke Puskesmas malah korban dibawah pelaku ke TKP 2 yaitu di Kelurahan Mangunjaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Muba yang merupakan rumah orang tuanya”, Kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Palupessy, kepada wartawan Jumat (26/11/2021).
Alamsyah juga menyampaikan, pihak kepolisian tidak main-main menanggapi kasus ini, pelaku akan dikenakan pasal berlapis.
“Kepada keduanya dikenakan pasal 80 ayat (3) jo pasal 76C UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak diperbarui dengan UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU no. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang Jo Pasal 44 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 351 ayat (3) KUHPidana”, tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Babat Toman AKP Adi Ahyat juga menambahkan kasus pembunuhan ini yang diperdalam lagi karena saat dites urine pelaku AA dinyatakan positif narkoba.
“Ya, kami akan perdalam lagi kasus ini, karena takutnya kejadian ini juga ada kaitannya dengan efek dari narkoba tersebut”, pungkasnya.(win)