Dari hasil pengungkapan sementara, polisi menduga aktivitas penimbunan tersebut dilakukan secara terorganisasi. Solar subsidi dikumpulkan sedikit demi sedikit dari sejumlah SPBU sebelum dipindahkan ke gudang untuk ditimbun dan diduga diperjualbelikan kembali.
Penyidik kini masih mendalami jaringan tersebut, termasuk mencari tahu pihak yang diduga menjadi pengendali serta tujuan akhir distribusi solar subsidi yang ditimbun.
“Kami masih melakukan pendalaman. Kami masih melakukan pengejaran terhadap otak dan akan dibawa ke mana atau dijual kepada siapa. Inisialnya S dan saat ini masih dalam pengejaran,” beber Andrie.
Selain memburu sosok berinisial S, penyidik juga mendalami sejumlah SPBU yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembelian solar subsidi secara berulang.
Polda Sumsel akan menelusuri mekanisme perolehan BBM subsidi dalam jumlah besar tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rantai pembelian maupun distribusinya.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya tambahan barang bukti maupun tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.