930 x 180 AD PLACEMENT

Otak Pelaku Tewas, Komplotan Rampok Lintas Sumatera Berhasil Diringkus

Press Release Penangkapan Komplotan Rampok Lintas Sumatera.
750 x 100 AD PLACEMENT

SEKAYU, Topik Sumsel — Komplotan rampok lintas Sumatera yang terkenal sadis berhasil diringkus oleh tim gabungan dari Satreskrim Polres Musi Banyuasin (Muba), Polsek Sungai Lilin dan Polsek Tungkal Jaya. Komplotan tersebut kerap beraksi di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) wilayah Kabupaten Muba.

Dalam penangkapan tersebut, tiga orang berhasil diringkus yakni otak pelaku bernama H(52), S(48) dan PY(39). Namun, lantaran ketiganya memberi perlawanan saat hendak ditangkap, maka tindakan tegas dan terukur diberikan yang menyebabkan tersangka H meninggal dunia. Sedangkan tersangka S dan PY, masing-masing dilumpuhkan pada kaki sebelah kiri.

Penangkapan tersebut pertama kali dilakukan terhadap tersangka S pada Jumat (15/7/2022) lalu di Kecamatan Sungai Lilin. Lalu dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka H dan PY pada Sabtu (16/7/2022) lalu.

“Komplotan ini diotaki oleh tersangka H yang dalam penangkapan memberikan perlawanan, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan meninggal dunia,” ujar Kasat Reskrim AKP Dwi Rio Andrian, Senin (18/7/2022)

Penangkapan para pelaku, kata Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy Sh SIK MSi, pertama dilakukan terhadap tersangka S pada Jumat malam di kawasan Sungai Lilin. Lalu, dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka H dan PY pada Sabtu lalu di Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya.

“Untuk di Muba, komplotan ini terakhir merampok di Kecamatan Sungai Lilin pada Minggu (19/6/2022) lalu. Setelah beraksi, komplotan ini berpindah dan kembali merampok di Kabupaten Bungo Jambi,” beber Alamsyah.

Setiap merampok, sambung Alamsyah, komplotan ini berjumlah minimal lima orang yang menggunakan senjata api dan senjata tajam dengan cara mendobrak rumah atau tempat dan selanjutnya langsung menodongkan senjata dan apabila korban melawan langsung di eksekusi.

“Para pelaku ini terkenal sadis dan tidak segan-segan menembak mati para korbannya jika tidak menunjukkan harta benda yang dimiliki,” ujar Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy didampingi Kasat Reskrim akp Dwi Rio Andrian, Senin (18/7/20220).

Alamsyah juga mengungkapkan, ada tiga lokasi yang menjadi tempat sasaran komplotan perampok ini yaitu Toko Emas, BRILink, dan para toke (Bos, red) karet atau sawit terutama yang baru mencairkan uang hasil usaha.

“Para pelaku ini merupakan resdivis dan sering beraksi di Jalan Lintas serta berpindah-pindah. Otak pelaku yakni Hyang mengumpulkan para residivis kasus perampokan dan seterusnya dibina untuk melakuan perampokan kembali. H juga yang menggambar dan menentukan target,” ungkap Alamsyah.

Sementara, tersangka S mengatakan, dirinya direkrut oleh H usai keluar dari penjara pada 2021 silam. “Saya keluar penjara Januari 2021 kasus perampokan, direkrut dia (H) untuk bergabung,” tandas dia singkat.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like
930 x 180 AD PLACEMENT